Sebuah kajian terbaru mengungkap bahwa waktu istirahat yang cukup memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan produktivitas kerja harian, bahkan lebih berpengaruh dibanding penambahan jam kerja itu sendiri.
Para peneliti menemukan bahwa pekerja yang memiliki pola istirahat teratur cenderung memiliki tingkat konsentrasi dan pengambilan keputusan yang lebih baik dibanding mereka yang bekerja tanpa jeda dalam waktu lama.
Sejumlah perusahaan mulai mengadopsi kebijakan waktu istirahat fleksibel sebagai respons atas temuan tersebut, dengan harapan dapat menekan tingkat kelelahan kerja atau burnout pada karyawan.
Pakar kesehatan kerja menyarankan agar pekerja tidak ragu memanfaatkan waktu istirahat singkat di sela jam kerja untuk menjaga keseimbangan fisik dan mental.
Leave a Reply